beberapa penyebab rematik uang perlu diketahui

09 February 2020 - Kategori Blog

PENYEBAB REMATIK

1.  Sistem autoimun tubuh menurun.

Sistem imun yang keliru menyerang jaringan sehat di sekitar sendi menyebabkan lapisan tipis sel, alias synovium, menutupi persendian menyebabkan sendi meradang dan bengkak. Synovium juga melepaskan bahan kimia yang akan merusak tulang rawan dan tulang dalam sendi Anda.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, synovium dapat menyebabkan sendi kehilangan bentuknya dan pada akhirnya menghancurkan sendi Anda sepenuhnya.

2.   Berat badan berlebih (Obesitas

​Orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) lebih rentan terkena berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit radang sendi. Perlu diketahui, sendi seperti lutut dan pinggul bekerja untuk menopang berat badan. Sendi di bagian ini akan merasakan tekanan lebih besar ketika seseorang sedang beraktivitas. Obesitas bisa menyebabkan sakit atau radang pada sendi karena adanya beban atau tekanan berlebihan yang harus ditahan oleh sendi.

​3.   Faktor Lingkungan.

​Faktor lingkungan bisa membuat seseorang terkena reumatoid artritis karena berhubungan dengan kekuatan daya tahan tubuh. Faktor lingkungan bisa memicu infeksi oleh virus atau bakteri pada individu yang lemah secara genetik. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh salah arah dan menyerang tubuh sendiri, sehingga terjadi peradangan sendi. Beberapa hal yang diduga menjadi pemicu yakni terkena  paparan mineral silika dan penyakit periodontal kronis bisa meningkatkan risiko terkena reumatoid artritis..

​4.   Genetika.

Penyebab rematik selanjutnya yakni karena keturunan. Bila kamu memiliki keluarga yang mengidap reumatoid artritis, bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini juga. .

5. Jenis kelamin.

Lebih banyak dialami oleh wanita dibandingkan pria. Hal ini karena wanita memiliki hormon estrogen. Hormon ini bisa menimbulkan sistem imun yang tidak baik. Auto-imun sendiri adalah kondisi di mana sistem imun salah mengenali dan menyerang jaringan tubuh sendiri. Sehingga imun yang seharusnya bertugas melindungi tubuh, malah menyerang balik, termasuk menyerang sendi.

 

 

 

 

 

, , , ,

 
Chat via Whatsapp